Home » Berita & Kegiatan » Aktivitas Perusahaan » “GROUND BREAKING” PEMBANGUNAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR GUBERNUR SYARKAWI

“Ground Breaking” Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gubernur Syarkawi ini berlangsung pada hari Selasa pada tanggal 22 Januari 2013 bertempat di Jalan Gubernur Syarkawi KM 17 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Acara ini  dihadiri oleh Bupati Banjar Sultan H. Khairul Saleh, Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fazar Nuzuli, Dirut PDAM Intan Banjar Drs. H. M. Rifqie Basri, MS , Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Intan Banjar Drs. Said Abdullah Alkaff, Msi , anggota Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Bapak Ir. Cece Sutapa dan Direktur Utama PT. Drupadi Agung Lestari Bapak Dadan HS selaku investor PDAM.   Pada kesempatan ini Bapak Drs. H. M. Rifqie Basri, MS mengatakan, IPA Gubernur Syarkawi ini dibangun guna mengatasi terus merosotnya suplai atau penurunan kapasitas delapan sumur bor di Landasan Ulin. Bila dibiarkan maka pelayanan air minum seputar Landasan Ulin dan Gambut akan terus menerus terganggu.  ”IPA Gubernur Syarkawi menggunakan air baku dari Sungai Martapura,” ujarnya. Terlaksananya proyek ini berkat Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 12 yang membolehkan PDAM bekerjasama secara business to business (B to B) yang saling menguntungkan setelah mendapat persetujuan kepala daerah dan dengan difasilitasi BPPSPAM akhirnya investor PT. Drupadi Agung Lestari terpilih dalam Beauty Contest. Beliau juga menambahkan bahwa pembangunan proyek ini dibiayai investor yang didukung perbankan selanjutnya dioperasikan oleh investor. Kemudian PDAM akan membeli air curan dengan harga Rp. 2.098 per meter kubik selama 20 tahun ke depan. “Setelah itu baru diserahkan kepada PDAM,” jelasnya. Beliau mengharapkan dengan dukungan doa restu seluruh masyarakat, proyek dapat selesai tepat waktu yaitu bulan Oktober 2013. Pada Tahun pertama akan tersedia 150 liter per detik. Penambahan 100 liter per detik akan dilakukan setiap tahun hingga kapasitas mencapai 500 liter per detik pada tahun 2016.

Bupati Banjar Sultan H. Khairul Saleh bersama Wakil Walikota Banjarbaru Ogi Fazar Nuzuli, Dirut PDAM Intan Banjar Drs. H. M. Rifqie Basri, MS , Sekretaris Dewan Pengawas PDAM Intan Banjar Drs. Said Abdullah Alkaff, Msi , anggota Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Bapak Ir. Cece Sutapa dan Direktur Utama PT. Drupadi Agung Lestari Bapak Dadan HS melakukan penekanan tombol sirine secara serentak yang diiringi oleh tersingkapnya tirai horden papan nama peresmian kegiatan ini serta dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dan pelepasan balon sebagai tanda dimulainya “Ground Breaking” pembangunan IPA Gubernur Syarkawi ini mengharapkan, seluruh masyarakat dapat mendukung pembangunan proyek ini.

Kesadaran akan sebuah ungkapan air adalah kehidupan. “Insya Allah 40 ribu pelanggan akan dapat terlayani kebutuhan air bersihnya bila proyek ini selesai,” ujar Bupati H. Sultan Khairul Saleh. Inilah komitmen kami terhadap kehidupan.

Acara ini juga dihadiri oleh para undangan yang terdiri dari para Kepala SKPD di Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, Camat dan unsur Muspika kecamatan Gambut, pimpinan Bank Kalsel Cabang Martapura, perwakilan Kejaksaan Negeri Kab. Banjar, seluruh Dewan pengawas PDAM Intan Banjar, para Kepala bagian, kepala cabng, kepala SPI dan jajaran karyawan PDAM Intan Banjar,  seluruh stake holder yang terkait dengan PDAM dari berbagai kalangan di lingkungan Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru & Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Kementrian PU, Pengamat Air Minum, Tokoh Masyarakat Kabupaten Banjar & Kota Banjarbaru, LSM-LSM serta tidak ketinggalan para insan pers. Pelaksanaan acara ini sangat penting karena rencana pembangunan IPA Gubernur Syarkawi ini tertunda selama 2 tahun. 2012-2017. Pembangunan IPA ini untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat. Cakupan pelayanan PDAM Intan Banjar saat ini baru mencapai 42 %, padahal target nasional 68 % dan target Millenium Development Goals (MDGs) PBB sebesar 80 %. Agar target tersebut tercapai PDAM Intan Banjar melakukan berbagai upaya, antara lain harus ada investasi kurang lebih 1,2 Trilyun yang salah satu bentuk langakah investasi tersebut yaitu penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan swasta. Selanjutnya PDAM Intan Banjar juga terus melakukan lobby dengan intens ke pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kab/kota, para developer/pengembang perumahan & pihak swasta lainnya. Diharapkan setelah terbangunnya IPA Gubernur Syarkawi sebesar 500 liter/detik yang mengambil air baku dari sungai Martapura, pelayanan di zona barat bisa dipastikan aman sampai dengan tahun 2030. IPA ini dipakai untuk melayani kawasan Landasan Ulin, Beruntung Baru, Gambut, Kertak Hanyar, Sungai Tabuk dan sekitarnya.

Pada akhir acara disampaikan sekilas tentang project IPA Gubernur Syarkawi ini oleh pihak konsultan dan pihak kontraktor pelaksana kepada para undangan yang berhadir. Semua peserta acara ini terlihat antusias dan sangat mendukung rencana pembangunan yang dipaparkan melalui acara kali ini. Hal ini salah satunya ditunjukkan dengan tidak beranjaknya para tamu undangan hingga acara berakhir.

Categories: Aktivitas Perusahaan