Home » Berita & Kegiatan » Berita Umum » PDAM INTAN BANJAR RAIH PENGHARGAAN KEMENTRIAN KEUANGAN RI

IMG_9948Kementerian Keuangan memberikan penghargaan terhadap sejumlah PDAM se Indonesia, terkait kinerja keuangan dan kepatuhan penyelesaian tunggakan pinjaman kepada pemerintah. Penghargaan diberikan saat pelaksanaan Workshop Pemberdayaan PDAM Pasca Restrukturisasi dalam rangka kinerja dan perbaikan manajemen keuangan yang dilaksanakan di Hotel Royal Bogor hari Kamis (23/11/2017l. menjadi pertanda penutupan/pengakhiran perjanjian pinjaman PDAM pada Pemerintah Pusat.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan Sistem Manajemen Investasi Kementerian Keuangan Republik Indonesia sekaligus sebagai forum seluruh stakeholder yang berkepentingan atas terwujudnya PDAM yang sehat dan memiliki sumber daya yang cukup untuk mencapai seratus persen cakupan layanan air minum sesuai target RPJMN 2015-2019.

IMG_9949

Kegiatan juga dihadiri BPPSPAM, Perpamsi, Sekretaris Daerah dari 12 Kabupaten/Kota serta 109 Direktur Utama dari 109 PDAM. Di dalam rangkaian kegiatan workshop, dilakukan pemberian penghargaan kepada PDAM yang status pinjamannya lancar/lunas dan PDAM yang mengikuti skema Penghapusan Non Pokok, yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja operasional dan kinerja manajemen keuangan sehingga dapat menjadi panutan bagi PDAM yang lainnya.

IMG_9950

Salah satu penerima penghargaan adalah PDAM Intan Banjar, yang  diterima Direktur Utama,  Syaiful Anwar. “kita salah satu PDAM restrukturisasi berkinerja terbaik di Indonesia,” ujar Syaiful yang didampingi Kepala Bagian Keuangan PDAM Intan Banjar Asmaraning Muntiana. Dijelaskannya, pinjaman PDAM Intan Banjar di Kementrian Keuangan sudah sejak tahun 1997. Restrukturisasi pinjaman dimulai tahun 2007. Kemudian angsuran pasca restruktrisasi dilakukan sesuai jadwal hingga pelunasan pinjaman dilakukan februari 2016. Sementara penghapusan mutlak utang non pokok dilakukan pada September 2016.

Dengan dilunasinya utang ini, praktis beban keuangan PDAM Intan Banjar semakin ringan. Karena tidak perlu lagi membayar ke Kementrian Keuangan. Perencanaan keuangan pun dipastikan akan semakin bagus. Direktur Utama, Syaiful Anwar bersyukur atas penghapusan utang tersebut, dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung. Semoga penghapusan utang ini membuat PDAM semakin berkembang dan terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. (ENS)

Categories: Berita Umum